UA-118748266-1 SECURITY NETWORK OPERATING SYSTEM - NETWORK OPERATING SYSTEM

Blog ini mengandung informasi mengenai sistem operasi dan network operating system.

Minggu, 29 April 2018

SECURITY NETWORK OPERATING SYSTEM

Nama               :I Nyoman Krisna Pranata
NIM                 :1605551114
Matakuliah      : Network Operating System
Dosen              : I Putu Agus Eka Pratama, S.T.,M.T.
TEKNOLOGI INFORMASI/TEKNIK/UNIVERSITAS UDAYANA

SECURITY NETWORK OPERATING SYSTEM



Pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai security, disini saya akan membahas 2 hal yang perlu kita ketahui mengenai security.

1. Keamanan pada NOS, bentuk – bentuk ancaman keamanan.
2. Security Management pada NOS

Keamanan dalam Network Operating System
Sama seperti Operating System yang bertugas mengendalikan kerja komputer, Network Operating System bertugas mengontrol dan mengendalikan jaringan. Biasanya NOS diinstal pada komputer server, tetapi ada kalanya juga diinstal pada komputer client. Jika komputer kita nyalakan, OS masuk kedalam komputer dan menyalakannya, baru kemudian NOS masuk. Sejumlah OS seperti Windows NT sudah termasuk NOS dan memang dirancang untuk keperluan network, sehingga tidak perlu menginstal NOS lagi.
Pada Network Operating System juga kita juga perlu memperhatikan keamanan didalamnya, Security atau kita sebut saja keamanan jaringan dalam jaringan komputer sangat penting dilakukan. Sistem keamanan jaringan adalah proses untuk mencegah dan mengidentifikasi pengguna yang tidak sah dari jaringan komputer. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi resiko jaringan komputer yang dapat berupa ancaman fisik maupun logic. Keamanan harusnya menciptakan kenyamanan, namun terkadang justru semakin tinggi tingkat keamanan, sisi kenyamanan semakin sedikit diperoleh.
Segi-segi keamanan didefinisikan dari kelima point ini.
a. Confidentiality Mensyaratkan bahwa informasi (data) hanya bisa diakses oleh pihak  yang      memiliki wewenang.
b. Integrity Mensyaratkan bahwa informasi hanya dapat diubah oleh pihak yang memiliki wewenang.
c. Availability Mensyaratkan bahwa informasi tersedia untuk pihak yang memiliki wewenang ketika dibutuhkan.
d. Authentication Mensyaratkan bahwa pengirim suatu informasi dapat diidentifikasi dengan benar dan ada jaminan bahwa identitas yang didapat tidak palsu.
e. Nonrepudiation Mensyaratkan bahwa baik pengirim maupun penerima informasi tidak dapat menyangkal pengiriman dan penerimaan pesan.
Serangan (gangguan) terhadap keamanan dapat dikategorikan dalam empat kategori utama :

a. Interruption Suatu aset dari suatu sistem diserang sehingga menjadi tidak tersedia atau tidak dapat dipakai oleh yang berwenang. Contohnya adalah perusakan/modifikasi terhadap piranti keras atau saluran jaringan.
b. Interception Suatu pihak yang tidak berwenang mendapatkan akses pada suatu aset. Pihak yang dimaksud bisa berupa orang, program, atau sistem yang lain. Contohnya adalah penyadapan terhadap data dalam suatu jaringan.
c. Modification Suatu pihak yang tidak berwenang dapat melakukan perubahan terhadap suatu aset. Contohnya adalah perubahan nilai pada file data, modifikasi program sehingga berjalan dengan tidak semestinya, dan modifikasi pesan yang sedang ditransmisikan dalam jaringan.
d. abrication Suatu pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu ke dalam sistem. Contohnya adalah pengiriman pesan palsu kepada orang lain.
Vulnerability
Pengertian vulnerability pada dunia komputer adalah suatu kelemahan program/infrastruktur yang memungkinkan terjadinya exploitasi sistem. kerentanan (vulnerability) ini terjadi akibat kesalahan dalam merancang,membuat atau mengimplementasikan sebuah sistem. Vulnerability akan digunakan oleh hacker sebagai jalan untuk masuk kedalam sistem secara ilegal. Hacker biasanya akan membuat Exploit yang desesuaikan dengan vulnerability yang telah ditemukan nya. Setiap aplikasi (service,desktop,web base) pasti memiliki celah atau vulnerability,hanya saja belum ketauan.lambat laun akan ditemukan juga oleh hacker.
Membuat Network Operating System Semakin Aman 
1.             Hardening
System hardening adalah proses untuk menilai atau menimbang arsitektur keamanan sistem operasi, serta proses auditing (memeriksa kembali) apakah sistem operasi yang sudah terpasang berjalan dengan baik atau tidak. Hal ini untuk mengantisipasi beberapa jenis serangan yang dapat dilakukan terhadap sistem operasi tersebut. Serangan tersebut bisa dilakukan oleh attacker apabila banyak kesalahan (vulnerable) yang dijumpai didalam sistem operasi. System Hardening kurang lebihnya dapat disimpulkan sebagai langkah awal untuk bertahan dan mengevaluasi dari serangan yang dilakukan terhadap sistem operasi (komputer)
2.             Patching
Patch adalah sebuah progam atau software kecil yang dibutuhkan untuk menambal bugs suatu software, menambah fitur/meng-updatenya. Yang membuat patch itu sendiri tentunya sipembuat software yaitu programmer. Dulu programmer sangat terbantu sekali oleh hacker, karena dulu hacker adalah orang yang sering melakukan pengamatan pada suatu software dan apabila menemukan bug yang harus ditambal biasanya si hacker dengan sukarela memberikan penambal atau patch itu di website-nya untuk di download secara gratis, terutama untuk software-software open source, seperti Linux dll.
3.             Opensource
Open source merupakan sebuah lisensi pengembangan yang pengelolaannya tidak dikoordinasi oleh seorang individu semata atau sebuah lembaga pusat, melainkan dikoordinasi oleh para pengguna yang saling bekerja sama dalam penggunaan source code (kode sumber) yang tersedia bebas dan dapat diakses atau dimodifikasi oleh siapapun. Pada dasarnya, open source menerapkan pola pengembangan take and give.
Security Management dan NOS Security Management
1.             Intrusion Detection System
2.             Akses kontrol
3.             Keamanan di level fsik
4.             Risk Management dan IT Risk Management (ISO 31000)
5.             Prosedur keamanan
6.             Manajemen pengguna
7.             Manajemen hak akses
8.             Manajemen memori
9.             Sumber kode, keterbukaan sumber kode, dan keamanan pengembangan di sisi software (untuk NOS)
10.         Simulasi penyerangan berbasis honeynet dan honeypot


Tidak ada komentar:

Posting Komentar